(DPRD DKI Panik) Saling Tuding Politikus Kebon Sirihdi Kasus Korupsi UPS

Wednesday, May 6, 2015 | comments

http://harianmetro1.blogspot.com
Jakarta -- Kasus dugaan korupsi UPS terus bergulir dengan menyeret nama-nama baru dari kalangan anggota DPRD DKI. Saling tuding antar politikus Kebon Sirih itu pun tak terelakkan.
Ada sejumlah nama yang muncul di pusaran kasus dugaan korupsi pengadaan UPS di anggaran DKI tahun 2014. Selain nama Abraham 'Lulung' Lunggana, yang merupakan Koordinator Komisi E DPRD DKI di tahun 2014, dan Sekretaris Komisi E DPRD DKI 2014-2019 Fahmi Zulfikar, ada sejumlah nama lain yang muncul.

Nama-nama lain ini dilontarkan oleh Fahmi. Politikus Hanura ini menyebut pimpinan Komisi E tahun 2014 sebagai pihak yang sangat mengetahui soal pengadaan UPS. Mereka adalah Ketua Komisi E DPRD DKI periode 2009-2014 Firmansyah; wakilnya Igo Ilham; dan Sekretaris Komisi E Sarianta Tarigan.
Sarianta langsung membantah tudingan Fahmi. Politikus Hanura yang kini tak lagi menjadi anggota DPRD DKI ini mengaku tak tahu menahu soal proyek pengadaan UPS.
"Karena saya juga tidak masuk tim Banggar dan Finalisasi APBD-P," kata Sarianta saat dihubungi, Rabu, 1 april yang lalu.

Sarianta justru menyebut Ketua Komisi E DPRD DKI periode 2009-2014, Firmansyah, dan Koordinator Komisi E DPRD DKI periode 2009-2014, Lulung, sebagai yang paling mengetahui kasus UPS.
Lulung yang ruangannya sudah digeledah dan diperiksa 2 kali oleh Bareskrim membantah tahu banyak soal proyek pengadaan UPS. Meski menjadi koordinator Komisi E yang membahas proyek UPS 2014, Lulung mengaku tidak tahu proyek tersebut.
"Pimpinan mah itu saja, iya-iya saja. Kan yang bahas itu komisi, bukan kita," kata Lulung.

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Harian metro1 Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger