Telah hadir, tato yang dibuat dengan menyayat kulit sendiri

Tuesday, May 5, 2015 | comments

http://harianmetro1.blogspot.com
Masyarakat Inggris tengah dilanda tren aneh dan mengerikan, yaitu menyayat kulit tubuh mereka untuk membuat gambar ekstrem yang permanen. Meski, saat ini masih ilegal, namun, tren tersebut sangat diminati dikalangan orang yang menyukai modifikasi tubuh mereka.

Semakin banyak studio tato yang menawarkan orang untuk menyayat kulit mereka menggunakan pisau, alih-alih menawarkan tato tinta seperti yang biasa. Tato permanen yang dibuat dengan menyayat kulit ini dilakukan untuk membuat gambar permanen yang terbentuk dari luka akibat sayatan pisau.

Meski prosesnya terlihat sangat menyakitkan, banyak orang yang berpendapat bahwa rasa sakitnya lebih ringan dari proses membuat tato biasa. Namun, cara membuat tato dengan menyayat kulit ini nantinya akan meninggalkan luka terbuka dan permanen. Jika dibiarkan, luka terbuka itu bisa berujung pada infeksi dan penyakit.
''Karena cara ini bisa merusak kulit dan membran mukus saat disayat, ini akan meningkatkan risiko bekas luka, trauma psikis, dan bahkan bisa meningkatkan risiko terkena infeksi yang berkaitan dengan trauma darah seperti hepatitis B, C, dan HIV,'' ungkap David Jensen, juru bicara dari Kementerian kesehatan dan Perawatan Jangka Panjang di Ontario.

Walaupun pemerintah telah memberikan peringatan, tetapi ini tidak membuat banyak orang berhenti melakukan prosedur yang sangat berisiko tersebut dan memamerkan hasilnya di jejaring sosial. Asal mula metode tato ini sendiri berasal dari kebudayaan tribal yang menyayat kulit mereka sebagai bentuk penghormatan terhadap suku atau Tuhan.

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Harian metro1 Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger